Become our Fan

Dec 30, 2010

Surat dari Iblis



( Surat ini akan membuat anda benar-
benar berfikir)

(Sebenarnya surat ini hampir membuatku
gila saat aku membacanya, tapi

aku harus forwardnya kerna catatan
kecil dibawahnya)

****************************************


SURAT DARI IBLIS UNTUK MU

Aku melihatmu kemarin, saat engkau
memulai aktiviti harianmu.

Kau bangun tanpa sujud mengerjakan
subuhmu

Bahkan kemudian, kau juga tidak
mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai
santapanmu, juga tidak sempat
mengerjakan shalat Isha sebelum
berangkat ketempat tidurmu

Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku
menyukainya

Aku tak dapat mengungkapkan betapa
senangnya aku melihatmu tidak merubah
cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku.

Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun
bersama,

dan aku masih belum bisa benar2
mencintaimu .

Malah aku masih membencimu, karena aku
benci Allah.

Aku hanya menggunakanmu untuk membalas
dendamku kepada Allah.

Dia sudah mencampakkan aku dari surga,
dan aku akan tetap memanfaatkanmu
sepanjang masa untuk mebalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia
masih memiliki rencana-rencana untukmu
dihari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu
padaku,

dan aku akan membuat kehidupanmu
seperti neraka.

Sehingga kita bisa bersama dua kali dan
ini akan menyakiti hati ALLAH

Aku benar-benar berterimakasih padamu,
karena aku sudah menunjukkan kepada NYA
siapa yang menjadi pengatur dalam
hidupmu dalam masa2 yang kita jalani

Kita nonton film 'porno' bersama,
memaki orang, mencuri, berbohong,
munafik, makan sekenyang-kenyangya,
bergosip, manghakimi orang, menghujam
orang dari belakang, tidak hormat pada
orang tua ,

Tidak menghargai Masjid, berperilaku
buruk.

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini
begitu saja.

Ayuhlah, Hai Bodoh, kita terbakar
bersama, selamanya.

Aku masih memiliki rencana2 hangat
untuk kita.

Ini hanya merupakansurat penghargaanku
untuk mu.

Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH'
kerana sudah mengizinkanku

memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku
menertawakanmu.

Saat kau tergoda berbuat dosa kamu
menghadiahkan tawa.

Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan
sekarang aku perlu darah muda.

Jadi, pergi dan lanjutkanlah
mengajarkan orang-orang muda bagaimana
berbuat dosa.

Yang perlu kau lakukan adalah merokok,
mabuk-mabukan, berbohong, berjudi,
bergosip, dan hiduplah se-egois
mungkin.

Lakukan semua ini didepan anak-anak dan
mereka akan menirunya.

Begitulah anak-anak .

Baiklah, aku persilakan kau bergerak
sekarang.

Aku akan kembali beberapa detik lagi
untuk menggoda mu lagi.

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari
sembunyi, dan bertaubat atas dosa-
dosamu.

Dan hidup untuk Allah dengan sisa
umurmu yang tinggal sedikit.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi
diusiamu sekarang dan tetap melakukan
dosa, sepertinya memang agak aneh.